Masuk Angin di Bulan Ramadan, Cegah dengan 4 Cara Ini

Masuk Angin di Bulan Ramadan, Cegah dengan 4 Cara Ini

03-May-2018
Share

Berpuasa diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Mulai dari menurunkan kadar gula darah, memperbaiki fungsi dan kinerja sel, menyeimbangkan metabolisme tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung, serta berbagai manfaat lainnya. Namun perubahan pola hidup yang mendadak terjadi, kadang membuat tubuh ‘kaget’ pada awalnya. Meskipun puasa yang sesuai dengan aturan tidak akan menimbulkan penyakit, namun jika Anda tidak mempersiapkan diri dengan baik salah satu kemungkinan yang bisa terjadi adalah mengalami masuk angin.

Sebenarnya masalah yang satu ini bisa dicegah sekalipun perut Anda kosong untuk waktu yang panjang. Caranya adalah sebagai berikut.

1.Jangan sepelekan sahur

Sahur adalah sumber energi yang akan menjadi kekuatan Anda menjalani puasa seharian. Untuk menghindari masuk angin, jangan pernah sepelekan makan sahur, apalagi sampai tidak sahur sama sekali. Usahakan makan cukup dengan menu yang bergizi. Dengan begitu tubuh Anda akan tetap prima meskipun berpuasa seharian.

2.Hindari terpapar udara dingin langsung

Udara dingin atau berangin kerap disebut sebagai pemicu masuk angin. Jika kondisi Anda mengharuskan terpapar angin atau pendingin ruangan terus menerus, gunakan jaket atau pakaian yang hangat. Terpapar udara dingin dalam kondisi perut kosong bisa membuat perut kembung dan terasa tidak nyaman.

3.Kurangi konsumsi minuman dingin

Setelah berbuka puasa, memang segar rasanya melepas dahaga dengan minuman dingin. Namun ternyata hal ini sebaiknya tidak dilakukan, lho. Kebiasaan langsung minum minuman dingin setelah berbuka juga bisa menyebabkan masuk angin. Sebaiknya berbukalah dengan segelas air putih atau teh hangat, dilanjutkan dengan beberapa potong kurma atau kue ringan. Setelah perut terisi, barulah Anda boleh mengonsumsi minuman dingin. Dengan begitu perut tidak akan terlalu kaget.

4.Minum NEOrheumacyl Oralinu

Karena pegal atau pegal linu bisa jadi karena masuk angin. Akhirnya aktivitas Anda saat berpuasa menjadi terganggu. Oleh karena itu, siapkan selalu NEOrheumacyl Oralinu. Obat herbal yang mengandung berbagai macam tanaman herbal yang efektif meredakan nyeri otot, nyeri sendi & pegal linu. NEO rheumacyl Oralinu mengandung Bupleurum Falcatum & tanaman herbal lainnya sehingga bisa memberikan rasa hangat dan nyaman untuk tubuh. Dikemas dalam sachet sehingga praktis dikonsumsi dimana saja dan kapan saja, termasuk sesaat setelah Anda berbuka puasa.

Related Article

OTOT

Tips Trekking Aman, Nyaman, dan Bebas Pegal Linu Serta Nyeri Otot

Selama pandemi, trekking ke bukit, menikmati air terjun, atau sekadar menyusuri jalur pendakian ringan menjadi pilihan terbanyak untuk mengusir rasa ...

Read More

OTOT

Sering Diabaikan, Ternyata Mengonsumsi Makanan Ini Bisa Jadi Cara Mengatasi Pegal Linu

Seperti beberapa makanan berikut ini yang ternyata bisa Anda konsumsi untuk mengatasi pegal linu yang seringkali dirasakan akibat aktivitas yang ...

Read More

OTOT

Keluhan Pegal Linu, Nyeri Otot, dan Sendi Setelah Berolahraga dan Cara Mengatasinya

Hal ini biasanya terjadi pada mereka yang jarang berolahraga atau lupa mengawali aktivitas fisiknya dengan melakukan gerakan pemanasan. Berikut ini ...

Read More