Badan Pegal Berkepanjangan, Waspadai Beberapa Penyakit Berikut Ini

Badan Pegal Berkepanjangan, Waspadai Beberapa Penyakit Berikut Ini

02-February-2021
Share

Saat mengalami badan pegal berkepanjangan tentu membuat kita merasa panik. Apalagi jika Anda masih harus melakukan berbagai aktivitas yang cukup berat setiap harinya. Tak hanya merasa kurang nyaman dengan tubuh sendiri, ternyata keluhan ini juga bisa menjadi tanda adanya beberapa penyakit dalam tubuh, lho. Apa saja, ya?

Rabdomiolisis

Rabdomiolisis adalah cedera jaringan otot rangka yang dapat memicu timbulnya rasa pegal, nyeri, dan kram otot. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan seseorang mengalami rabdomiolisis, mulai dari trauma sampai konsumsi obat tertentu. Adanya kelainan genetik metabolisme otot juga bisa memudahkan terjadinya cedera otot ini.

Fibromialgia

Fibromialgia adalah penyakit kronis yang ditandai dengan rasa pegal pada persendian dan nyeri otot di sekujur tubuh. Menurut penuturan dr. Fiona Amalia, MPH, dari KlikDokter.com, nyeri akibat fibromyalgia dirasakan di seluruh tubuh dan umumnya berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Rasa nyeri ini sendiri dijelaskan sebagai nyeri otot dalam, pegal-pegal, otot kaku, rasa terbakar, hingga nyeri berdenyut. Penyakit ini juga seringkali disertai berbagai keluhan lain, seperti perasaan lelah saat bangun pagi, cemas, depresi dan gangguan pencernaan.

Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab pasti dari fibromalgia. Meskipun penyakit ini memengaruhi otot, rasa nyeri pada jaringan tersebut tidak diikuti dengan kerusakan jaringan otot, berbeda dengan artritis atau peradangan lainnya.

Kompresi Saraf

Badan pegal berkepanjangan juga bisa mengindikasikan adanya kompresi pada saraf. Kondisi saraf yang tertekan ini juga bisa menyebabkan keluhan lainnya, seperti kram otot, kesemutan, bahkan pada tahap yang parah, dapat mengakibatkan kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu.

Untuk mendapatkan diagnosis yang pasti, segera konsultasikan ke dokter mengenai keluhan yang Anda alami selama ini. Apalagi bila rasa nyeri dan pegal juga disertai dengan gejala berat lainnya, seperti ruam kemerahan dan bengkak, sulit bernapas, dan kaku pada leher. Pemeriksaan fisik dapat membantu mendiagnosis penyebab yang mendasarinya.

Nah, setelah membaca penjelasan di atas, kini Anda tahu bahwa nyeri otot tidak bisa dianggap sepele. Sebagai pertolongan pertama Anda bisa meredakan nyeri otot dengan cara berikut ini.

  • Mengistirahatkan otot yang sakit
  • Mengompres dengan air hangat atau mandi air hangat
  • Menghindari melakukan aktivitas yang berat sampai rasa nyeri menghilang.

 

Anda juga bisa mengatasi rasa pegal akibat aktivitas sehari-hari dengan minum obat pereda nyeri otot yang terpercaya seperti NEO rheumacyl Tablet yang bisa Anda dapatkan secara online di Tempo Store Official melalui Ecommerce kesayangan seperti Shopee, Tokopedia, Blibli,Lazada.

Related Article

OTOT

Inilah 3 Asupan Makanan yang Penting untuk Kesehatan Otot dan Sendi!

Selain dengan berolahraga dan mencukupi kebutuhan istirahat, pola hidup sehat lain yang bisa kita lakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi ...

Read More

OTOT

Sering Nyeri Otot Bikin Parno? Atasi dengan Kebiasaan Sehat Berikut!

Keluhan nyeri otot seringkali dianggap sepele, padahal masalah ini sangat mengganggu, apalagi jika sering terjadi berulang kali. Wajar jika nyeri ...

Read More

OTOT

Tidak Perlu ke Luar Rumah, Solusi mandiri atasi Nyeri Otot dan Sendi

Bagaimana jika berada di rumah Anda mengalami masalah nyeri otot? Sedangkan situasinya belum memungkinkan untuk memanggil terapis dengan leluasa. Lantas ...

Read More