4 Macam Penyakit yang Perlu Di waspadai Pada Musim Hujan

4 Macam Penyakit yang Perlu Di waspadai Pada Musim Hujan

27-December-2017
Share

Akhir hingga awal tahun merupakan musim penghujan bagi sebagian besar wilayah di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Ada 2 hal yang biasanya diwaspadai saat musim hujan; Pertama adalah banjir dan kedua adalah munculnya penyakit-penyakit musim hujan. Berikut 4 macam penyakit yang pada umumnya melanda di musim hujan:

#1 Diare

Bila musim hujan datang, kemungkinan seseorang untuk terserang penyakit diare akan lebih besar. Terutama untuk yang tinggal di wilayah banjir. Pada saat banjir, sumber-sumber air minum masyarakat akan ikut tercemar, inilah yang biasanya menyebabkan diare. Di samping itu, kebiasaan buruk seperti tidak mencuci tangan dengan sabun akan membuat kuman mudah masuk ke dalam tubuh.

#2 Demam Berdarah

Saat musim hujan biasanya banyak genangan-genangan air yang dijadikan tempat bagi nyamuk jenis Aedes aegypti berkembang biak. Tumpukan sampah seperti kaleng bekas atau ban bekas adalah tempat yang cocok untuk mereka. Selain itu selokan yang tersumbat juga dapat menjadi andil tersebarnya penyakit ini. Karenanya saat musim hujan tiba, sebaiknya kebersihan lingkungan makin ditingkatkan.  

#3 Influenza

Pada saat musim hujan, udara di sekitar akan menjadi dingin. Udara dingin inilah yang menjadi faktor pemicu Influenza. Penyakit yang disebabkan karena virus ini memiliki waktu inkubasi yang relatif cepat. Dari terserang virus hingga timbul gejalanya hanya diperlukan waktu 3 hari atau paling lama 7 hari. Gejala Influenza yang sering muncul adalah nyeri kepala, demam, menggigil, nyeri otot, lemas, dan bahkan bisa terjadi kejang. Pada saat musim hujan, udara di sekitar akan menjadi dingin. Udara dingin ini lah yang menjadi faktor pemicu influenza.

#4 Masuk Angin

Di kala udara dingin dan saat musim hujan datang biasanya, kebanyakan orang langsung menyebut masuk angin setiap kali mereka merasa tidak enak badan. Rasa tidak enak badan yang disebabkan oleh masuk angin, umumnya terjadi pada masa pergantian cuaca dari musim kemarau ke penghujan atau sebaliknya (pancaroba). Gejala yang ditimbulkan dari masuk angin tidak hanya selalu rasa kembung, diantranya; menggigil, nyeri persendian, pegal linu dan demam. Karenanya untuk menjaga tubuh Anda selalu fit dan aktif, saat masuk angin melanda lakukan pertolongan pertama pada rasa pegal linu akibat masuk angin menggunakan NEO rheumacyl Oralinu. Kandungan herbalnya seperti Bupleurum Falcatum, Kunyit & Pala yang terbukti  efektif sebagai pereda nyeri sendi, pegal linu, keseleo, terkilir, dan nyeri bagian tubuh lainnya.

Related Article

OTOT

Tips Trekking Aman, Nyaman, dan Bebas Pegal Linu Serta Nyeri Otot

Selama pandemi, trekking ke bukit, menikmati air terjun, atau sekadar menyusuri jalur pendakian ringan menjadi pilihan terbanyak untuk mengusir rasa ...

Read More

OTOT

Sering Diabaikan, Ternyata Mengonsumsi Makanan Ini Bisa Jadi Cara Mengatasi Pegal Linu

Seperti beberapa makanan berikut ini yang ternyata bisa Anda konsumsi untuk mengatasi pegal linu yang seringkali dirasakan akibat aktivitas yang ...

Read More

OTOT

Keluhan Pegal Linu, Nyeri Otot, dan Sendi Setelah Berolahraga dan Cara Mengatasinya

Hal ini biasanya terjadi pada mereka yang jarang berolahraga atau lupa mengawali aktivitas fisiknya dengan melakukan gerakan pemanasan. Berikut ini ...

Read More