Tips & Artikel

Lutut Nyeri Saat Ditekuk? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lutut nyeri saat ditekuk bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari jongkok, naik turun tangga, hingga bangkit dari kursi. Keluhan ini dapat muncul setelah berolahraga, melakukan gerakan berulang, atau akibat kondisi tertentu pada sendi lutut.

Penyebabnya pun beragam, mulai dari cedera, peradangan tendon, hingga radang sendi lutut. Karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan gejala yang menyertai agar penanganannya lebih tepat.

Lantas, kenapa lutut terasa sakit saat ditekuk dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak penjelasan berikut!


Apa Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk?

Melansir Healthline, saat lutut terasa nyeri saat ditekuk, kondisi ini bisa disebabkan oleh cedera atau masalah kesehatan tertentu. Lokasi dan tingkat keparahan nyeri dapat berbeda-beda, tergantung penyebabnya.

Lutut sering ditekuk dalam aktivitas sehari-hari, seperti menaiki tangga, duduk di kursi, atau melakukan olahraga seperti squat dan lunge. Aktivitas berulang dapat membebani lutut seiring waktu. Selain itu, lutut terdiri dari berbagai struktur, termasuk ligamen, tendon, otot, dan tulang. Gangguan pada salah satu bagian tersebut dapat menyebabkan lutut nyeri saat ditekuk.

Sebagian penyebab nyeri lutut tergolong ringan dan dapat ditangani dengan perawatan rumahan. Namun, kondisi lainnya memerlukan pemeriksaan medis. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan lutut nyeri saat ditekuk meliputi:

1. Patellofemoral Pain Syndrome (Nyeri Tempurung Lutut)

Kondisi ini menyebabkan nyeri di bagian depan lutut atau sekitar tempurung lutut. Keluhan biasanya lebih terasa ketika jongkok, naik turun tangga, atau duduk terlalu lama dengan posisi lutut ditekuk.

2. Tendinitis Patela (Peradangan Tendon Lutut)

Tendinitis patela terjadi akibat iritasi atau peradangan pada tendon yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang kering. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri di bagian bawah tempurung lutut, terutama saat melompat, berlari, atau menekuk lutut.

3. Sindrom Iliotibial (IT band)

Peradangan atau iritasi pada jaringan tebal yang membentang dari pinggul ke sisi luar lutut, biasanya akibat gerakan berulang seperti berlari.

4. Tendinitis Hamstring

Peradangan atau iritasi pada tendon otot hamstring, yaitu otot di bagian belakang paha yang membantu menekuk lutut.

5. Tendinitis Quadriceps

Peradangan atau iritasi pada tendon otot quadriceps, yaitu otot di bagian depan paha yang membantu meluruskan lutut.

6. Bursitis Lutut 

Peradangan pada bursa, yaitu kantung kecil berisi cairan yang berfungsi mengurangi gesekan di sekitar sendi lutut.

7. Osteoartritis

Kondisi ketika tulang rawan sendi mengalami kerusakan secara bertahap sehingga lutut terasa nyeri, kaku, dan terkadang membengkak.

8. Cedera Sendi atau Ligamen Lutut

Kerusakan pada jaringan penstabil atau struktur sendi lutut akibat benturan, gerakan memutar, atau peregangan berlebihan.

9. Kista Baker

Penumpukan cairan sendi yang membentuk benjolan di belakang lutut sehingga menimbulkan rasa penuh, kencang, atau bengkak.


Cara Mengatasi Radang Sendi Lutut

Jika lutut nyeri saat ditekuk disebabkan oleh radang sendi, penanganan perlu disesuaikan dengan jenis radang yang dialami. Osteoartritis dan artritis reumatoid, misalnya, memiliki mekanisme penyakit dan pendekatan pengobatan yang berbeda. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu mengelola keluhan radang sendi lutut.

1. Sesuaikan Aktivitas dan Jaga Berat Badan Ideal

Pada penderita osteoartritis lutut yang memiliki berat badan berlebih, pengelolaan berat badan dapat membantu mengurangi beban mekanis pada sendi dan meredakan keluhan. Pilih aktivitas fisik berdampak rendah, seperti berjalan sesuai toleransi, bersepeda statis dengan pengaturan yang nyaman, atau latihan di air. Jenis dan intensitas aktivitas perlu disesuaikan dengan kondisi lutut agar tidak memperparah nyeri.

2. Jalani Fisioterapi Sesuai Kebutuhan

Fisioterapi dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, keseimbangan, dan kemampuan bergerak. Program latihan biasanya disusun berdasarkan kondisi sendi serta kemampuan setiap individu. Untuk osteoartritis, latihan teratur merupakan salah satu bagian penting dalam penanganan jangka panjang. Sementara itu, penderita artritis reumatoid mungkin memerlukan penyesuaian latihan berdasarkan tingkat peradangan dan aktivitas penyakit.

3. Gunakan Gel Antiinflamasi untuk Membantu Meredakan Nyeri

Penggunaan gel pereda nyeri yang mengandung ibuprofen dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan pada sendi lutut. Ibuprofen termasuk obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang bekerja mengurangi proses peradangan sehingga dapat membantu meringankan keluhan nyeri akibat radang sendi.

Gel digunakan dengan cara dioleskan secukupnya pada area yang terasa nyeri, kemudian diratakan dengan pijatan lembut sesuai petunjuk pada kemasan. Perlu diingat, gel ibuprofen membantu meredakan gejala, tetapi tidak mengatasi semua penyebab radang sendi. 

Pastikan produk sesuai untuk kondisi dan usia pengguna. Jangan digunakan pada anak-anak kecuali atas anjuran dokter, dan konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan jika memiliki alergi terhadap OAINS, sedang hamil, atau menggunakan obat lain.

4. Lakukan Pemeriksaan jika Nyeri Berulang

Nyeri lutut yang berulang, disertai kekakuan atau pembengkakan, sebaiknya tidak dibiarkan tanpa evaluasi. Dokter dapat menilai riwayat keluhan, melakukan pemeriksaan fisik, dan mempertimbangkan pemeriksaan penunjang jika diperlukan. Diagnosis yang tepat membantu menentukan perawatan yang sesuai dan mencegah penanganan yang tidak efektif. Jika radang sendi telah terdiagnosis, ikuti rencana pengobatan dan jadwal kontrol yang dianjurkan.



FAQ Seputar Lutut Nyeri Saat Ditekuk

1. Kenapa lutut nyeri saat ditekuk tetapi tidak saat berjalan?

Nyeri dapat muncul hanya pada gerakan tertentu karena setiap aktivitas memberikan tekanan yang berbeda pada sendi dan jaringan di sekitarnya. Misalnya, menekuk lutut dalam-dalam saat jongkok dapat memberikan tekanan lebih besar pada area tempurung lutut atau meniskus. Namun, penyebab pastinya perlu ditentukan melalui pemeriksaan.

2. Apakah lutut nyeri saat ditekuk selalu menandakan radang sendi?

Tidak. Nyeri lutut juga dapat disebabkan oleh penggunaan sendi berlebihan, cedera ligamen atau meniskus, patellofemoral pain syndrome, dan bursitis. Radang sendi merupakan salah satu kemungkinan, tetapi tidak dapat dipastikan hanya dari gejala nyeri saat menekuk lutut.

3. Apakah lutut nyeri saat ditekuk boleh dipijat?

Sebaiknya hindari pijatan kuat pada lutut yang sedang nyeri, bengkak, atau baru mengalami cedera. Pijatan tidak mengatasi semua penyebab nyeri dan berpotensi memperburuk kondisi tertentu. Jika penyebab nyeri belum diketahui, lakukan pemeriksaan sebelum mencoba terapi pijat.


ARTIKEL LAINNYA

Beli NEO rheumacyl