Sering Pakai Heels? Hindari Nyeri Otot dengan Cara Ini

Sering Pakai Heels? Hindari Nyeri Otot dengan Cara Ini

27-September-2017
Share

Memakai high heels sudah menjadi keseharian bagi banyak wanita. Ada yang menggunakannya karena keharusan dari pekerjaan mereka, ada pula wanita yang menggunakan high heels karena mereka merasa lebih cantik dan anggun saat memakainya.

Namun memakai heels bukan semata-mata membuat seseorang terlihat cantik saja, tetapi juga memiliki risiko kesehatan. Berdasarkan studi terbaru yang dilakukan University of North Carolina di Charlotte meskipun mengenakan sepatu hak tinggi awalnya memperkuat otot pergelangan kaki wanita, akhirnya mengarah pada ketidakstabilan dan melemahnya otot-otot yang sama. Jadi jangan heran jika saat memakai heels, Anda merasa mudah lelah, pegal, dan bahkan nyeri. Hal itu terjadi karena kaki Anda tidak stabil dan otot kaki melemah.

Meski demikian, tidak ada yang bisa melarang Anda menggunakan high heels. Apalagi jika sudah menjadi kewajiban atau kebiasaan. Paling tidak Anda bisa meminimalisasi cedera dan nyeri otot dengan tip berikut ini, agar Anda tetap merasa nyaman.

  • Jangan terlalu lama

Hindari menggunakan high heels dalam rentang waktu yang terlalu lama—apalagi seharian. Jika Anda hendak menghadiri acara khusus seperti undangan pernikahan, biasanya heels dapat digunakan selama 2 – 3 jam saja. Jika Anda menggunakan heels ke kantor, sebaiknya tidak digunakan sepanjang waktu. Ganti heels Anda dengan flat shoes dengan model resmi saat Anda hanya berada di ruangan atau meja kerja Anda. Gunakan heels hanya pada saat menghadiri rapat atau menemui relasi penting.

  • Lakukan peregangan

Jangan lewatkan peregangan pada saat sebelum dan setelah menggunakan high heels. Fokus untuk melakukan peregangan pada bagian otot kaki. Upaya ini dilakukan untuk menghindari kram.

  • Batas ketinggian

Jika memang harus menggunakan heels, usahakan tinggi haknya tidak lebih dari 5 cm. Semakin tinggi hak sepatu Anda maka semakin berat tekanan pada otot-otot kaki Anda sehingga rasa nyeri akan timbul.

  • Waktu terbaik

Hendak membeli heels? Lakukan di sore hari. Di sore hari kaki Anda berada pada ukuran maksimalnya. Sementara jika Anda membeli di saat pagi atau siang hari, maka ada kemungkinan sepatu Anda akan terasa kurang pas ketika dikenakan pada sore harinya.

  • No Pointed Toe

Jangan memilih high heels yang memiliki model berujung runcing. Model ini akan membuat jari-jari kaki Anda terjepit sehingga lebih berpotensi nyeri, kram, dan lecet. Lebih baik gunakan heels berujung bundar terutama jika Anda harus menggunakannya untuk waktu yang lama.

  • Variasikan alas kaki

Belilah beberapa model sepatu yang berbeda dan variasikan alas kaki Anda setiap hari. Dengan begitu kaki Anda akan terasa lebih nyaman dan mudah beradaptasi saat harus menggunakan model sepatu yang berbeda, termasuk juga high heels.

  • Rawat kesehatan saraf

Jika sepatu Anda sudah menimbulkan pegal-pegal, kram, kesemutan, kebas dan akhirnya jadi nyeri saraf otot. Jangan diabaikan, segeralah minum NEO rheumacyl Neuro.  Mengandung Ibuprofen yang meredakan nyeri saraf otot, pegal, kram dan kesemutan serta Vitamin B1, B6 dan B12 yang dapat menjaga kesehatan saraf.

Related Article

SARAF OTOT

Penyebab Kaki Terasa Kram Kesemutan yang Seringkali Diabaikan

Anda tentunya pernah merasakan kesemutan pada kaki. Kesemutan biasanya terjadi saat Anda terlalu lama duduk bersila atau duduk dengan menekuk ...

Read More

SARAF OTOT

Sering Merasa Kram, Kebas, dan Kesemutan? Hati-hati, Mungkin Penyakit ini Penyebabnya

Kesemutan yang berlangsung singkat berbeda dengan kesemutan kronis atau yang sifatnya sering kambuh. ...

Read More

SARAF OTOT

Jarang Disadari, 4 Kebiasaan Ini Adalah Penyebab Jari Tangan Terasa Kram, Kebas dan Kesemutan

Jari tangan yang terasakram,kebas, dam kesemutan seringkali muncul secara tiba-tiba dan menghilang begitu saja tanpa Anda ketahui penyebabnya. ...

Read More