Hari kerja yang panjang sering kali membuat tubuh terasa kehabisan energi. Duduk berjam-jam di depan laptop, mengikuti meeting berturut-turut, hingga melakukan pekerjaan dalam posisi tubuh yang sama dapat membuat leher, bahu, punggung, hingga kaki terasa pegal dan kaku.
Daripada langsung beristirahat tanpa menggerakkan tubuh, coba luangkan beberapa menit untuk melakukan aktivitas fisik ringan. Peregangan sederhana di sela maupun setelah bekerja dapat membantu mengurangi rasa kaku akibat terlalu lama berada dalam satu posisi. Mayo Clinic juga menyarankan jeda untuk melakukan peregangan atau aktivitas fisik ringan selama hari kerja agar tubuh terasa lebih nyaman.
Kenapa Tubuh Bisa Terasa Lelah Setelah Bekerja?
Rasa lelah setelah bekerja tidak selalu disebabkan oleh aktivitas fisik berat. Bagi pekerja yang menghabiskan banyak waktu di depan meja, duduk dalam posisi yang sama dalam waktu lama dapat memberikan tekanan pada area tertentu, terutama leher, bahu, dan punggung bagian atas. Kondisi ini dapat membuat tubuh terasa kaku dan pegal.
Posisi kerja yang kurang ergonomis juga dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, gaya hidup sehat untuk pekerja bukan hanya tentang olahraga setelah jam kantor, tetapi juga mencakup kebiasaan bergerak secara rutin, menjaga posisi tubuh, makan bergizi, dan memberikan waktu istirahat yang cukup.
Cara Menghilangkan Lelah Setelah Bekerja dengan Peregangan Sederhana
Jika tubuh terasa kaku setelah seharian bekerja, beberapa peregangan sederhana berikut bisa dicoba. Lakukan secara perlahan dan jangan memaksakan gerakan hingga menimbulkan rasa sakit.
1. Peregangan Leher
Duduk atau berdiri dengan posisi tegak, lalu perlahan arahkan dagu ke arah dada. Tahan selama beberapa detik, kemudian kembali ke posisi awal. Kamu juga bisa memiringkan kepala secara perlahan ke kanan dan kiri untuk meregangkan sisi leher. Peregangan leher seperti ini dapat dilakukan sambil duduk di meja kerja dan tidak membutuhkan peralatan khusus.
2. Putar Bahu
Setelah lama menggunakan laptop, bahu dapat terasa tegang karena cenderung berada dalam posisi yang sama. Coba angkat bahu perlahan, lalu putar ke belakang dan turunkan kembali. Lakukan beberapa kali dengan gerakan yang nyaman. Gerakan sederhana seperti shoulder rolls juga dapat menjadi cara praktis untuk menyisipkan aktivitas fisik di tengah hari kerja.
3. Peregangan Paha
Berdiri dengan bantuan kursi atau meja sebagai penyangga. Tekuk salah satu kaki ke belakang dan pegang pergelangan kaki, lalu tarik perlahan mendekati bokong. Pertahankan posisi tubuh tetap tegak dan lakukan pada kaki lainnya. Peregangan ini dapat membantu meregangkan bagian depan paha yang mungkin terasa kaku setelah terlalu lama duduk.
Baca Juga: Penyebab Nyeri Otot Paha dan Cara Mengatasinya
4. Peregangan Punggung dan Pinggul
Duduk di ujung kursi dengan salah satu kaki diluruskan ke depan dan tumit menyentuh lantai. Condongkan tubuh secara perlahan dari pinggul dengan punggung tetap lurus hingga terasa peregangan di bagian belakang paha. Lakukan secara perlahan dan jangan memaksakan jangkauan. Jika terasa sakit, hentikan gerakan.
5. Peregangan Pergelangan Tangan
Bagi kamu yang hampir sepanjang hari mengetik, jangan lupa memberikan perhatian pada tangan dan pergelangan. Luruskan salah satu tangan ke depan dengan telapak menghadap bawah, lalu gunakan tangan lainnya untuk menarik telapak secara perlahan. Tahan sekitar 15–30 detik, kemudian lakukan pada sisi lainnya. Peregangan pergelangan dan lengan bawah dapat membantu mengurangi rasa kaku akibat aktivitas mengetik berulang.
Jangan Hanya Mengandalkan Peregangan, Terapkan Gaya Hidup Sehat
Peregangan dapat menjadi salah satu cara mengurangi rasa kaku setelah bekerja, tetapi bukan satu-satunya kebiasaan yang perlu dilakukan. Agar tubuh tetap bugar, terapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh. Beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan antara lain:
- Bergerak secara berkala selama bekerja. Hindari berada dalam posisi yang sama terlalu lama. Berdiri, berjalan mengambil minum, atau melakukan peregangan ringan dapat menjadi pilihan.
- Perhatikan posisi kerja. Pastikan kursi, meja, monitor, keyboard, dan mouse berada dalam posisi yang mendukung postur tubuh.
- Rutin berolahraga. Sisihkan waktu untuk aktivitas fisik di luar jam kerja sesuai kemampuan.
- Cukupi kebutuhan cairan. Sediakan air minum di dekat meja agar lebih mudah mengingat untuk minum.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang. Pastikan kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.
- Tidur yang cukup. Waktu istirahat yang memadai penting agar tubuh dapat melakukan pemulihan.
Jika Lelah Disertai Kram, Kebas, atau Kesemutan
Terkadang rasa tidak nyaman setelah bekerja bukan hanya berupa pegal atau lelah. Posisi tubuh yang sama dalam waktu lama atau aktivitas berulang juga dapat disertai keluhan seperti kram, kebas, dan kesemutan.
Jika kamu mengalami rasa nyeri atau ngilu yang disertai keluhan tersebut, salah satu pilihan yang dapat digunakan adalah dengan minum obat atau suplemen dengan kandungan ibuprofen dan vitamin neurotropik di dalamnya, yaitu Vitamin B1 50 mg, Vitamin B6 100 mg, dan Vitamin B12 100 mcg.
Kandungan ini dapat membantu meringankan rasa nyeri atau ngilu yang disertai kram, kebas, dan kesemutan, sehingga dapat membantu kamu kembali menjalani aktivitas. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, sebaiknya konsumsi sesuai aturan yang tercantum pada kemasan. Jika keluhan kram, kebas, atau kesemutan sering muncul, menetap, atau semakin berat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Artikel Lainnya: Cara Melemaskan Otot yang Kaku Setelah Naik Gunung agar Tetap Siap Beraktivitas
FAQ Seputar Cara Menghilangkan Lelah Setelah Bekerja
1. Bagaimana cara menghilangkan lelah setelah bekerja?
Cara menghilangkan lelah setelah bekerja dapat dilakukan dengan memberikan tubuh waktu istirahat, melakukan aktivitas fisik ringan atau peregangan, mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, dan mendapatkan tidur yang cukup.
2. Mengapa badan terasa pegal setelah duduk seharian?
Duduk dalam posisi yang sama terlalu lama dapat memberikan tekanan pada kelompok otot tertentu, terutama leher, bahu, dan punggung, sehingga tubuh dapat terasa kaku dan pegal. Menyelingi waktu duduk dengan berdiri, berjalan, dan melakukan peregangan dapat membantu mengurangi kekakuan.
3. Apa yang bisa dilakukan jika lelah disertai kram, kebas, dan kesemutan?
Jika rasa lelah atau nyeri disertai kram, kebas, dan kesemutan, kamu dapat menggunakan produk yang memang ditujukan untuk membantu meringankan keluhan tersebut, seperti obat dengan kandungan ibuprofen dan vitamin neurotropik sesuai aturan pakai. Jika keluhan sering muncul, menetap, atau semakin berat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
