blog 1

ARTIKEL

pada artikel ini kita akan membahas lima alasan utama mengapa punggung sering terasa pegal beserta langkah-langkah untuk mengatasinya.

6 Alasan Kenapa Punggung Terasa Pegal. Nomor 4 Paling Sering Dilakukan!

Rasa pegal di punggung adalah keluhan umum yang seringkali mengganggu keseharian banyak orang. Beberapa faktor dapat menyebabkan sensasi ini, pada artikel ini kita akan membahas lima alasan utama mengapa punggung sering terasa pegal beserta langkah-langkah untuk mengatasinya.

 

1. Postur Tubuh yang Buruk

Postur tubuh yang buruk adalah penyebab umum punggung terasa pegal. Duduk atau berdiri dengan posisi yang kurang tepat dapat memberikan tekanan tambahan pada tulang belakang dan otot-otot di sekitarnya.

  • Solusi:
  • Perbaiki postur dengan duduk tegak dan menjaga kepala sejajar dengan tulang belakang.
  • Gunakan kursi dan meja yang mendukung ergonomi untuk mengurangi tekanan pada punggung.

 

2. Kebiasaan merokok

Salah satu gaya hidup yang tidak sehat adalah kebiasaan merokok. Merokok dapat menghambat sirkulasi darah, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kesehatan otot.

  • Solusi:
  • Membatasi rokok dalam satu hari, jika memungkinkan segera hentikan kebiasaan merokok.

 

3. Aktivitas Fisik yang Kurang

Kurangnya aktivitas fisik dapat melemahkan otot-otot punggung, menyebabkan ketegangan dan rasa pegal.

  • Solusi:
  • Lakukan latihan penguatan otot punggung dan inti secara teratur.
  • Rutin melakukan latihan kebugaran dengan berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.

 

4. Kesalahan saat mengangkat beban

Mengangkat beban yang terlaluapalagi dengan postur atau gerakan yang tidak tepat dapat menyebabkan cedera dan ketegangan otot punggung.

  • Solusi:
  • Gunakan teknik pengangkatan yang benar dengan melibatkan otot-otot kaki dan menghindari membungkuk dari pinggang. Ketika akan mengangkat barang, tekuk lutut Anda, bukan pinggang. Teknik ini memindahkan tekanan dari punggung ke otot-otot paha yang lebih kuat. Setelah itu, dorong tubuh Anda ke atas dengan memanfaatkan kekuatan otot paha dan betis, bukan punggung atau pundak. Pastikan punggung Anda tetap lurus selama proses mengangkat barang, dan hindari membungkukkan punggung ke depan.
  • Hindari gerakan yang secara tiba-tiba atau tidak alami.

 

5. Stres dan Kecemasan

Stres dan kecemasan dapat menciptakan ketegangan pada otot-otot punggung, menyebabkan rasa pegal dan kaku.

  • Solusi:
  • Terapkan teknik manajemen stres bisa dengan melakukan meditasi, yoga, atau pernapasan dalam-dalam.
  • Beristirahat dengan cukup untuk mengurangi tekanan emosional dan fisik.

 

6. Kondisi Medis dan Cedera

Beberapa kondisi medis seperti skoliosis, hernia cakram, atau cedera dapat menjadi penyebab punggung terasa pegal.

  • Solusi:
  • Konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
  • Pergi ke fisioterapis atau ahli terapi tulang belakang untuk perawatan yang spesifik.

 

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa mengetahui penyebab umum punggung terasa pegal merupakan langkah pertama yang harus dilakukan untuk dapat mengatasinya dengan baik. Kombinasi perubahan gaya hidup, latihan fisik teratur, dan manajemen stres dapat membantu mencegah dan mengurangi rasa pegal di punggung.

 

Anda juga bisa mengatasi punggung yang terasa pegal dengan minum obat pereda nyeri yang dijual secara bebas di pasaran. Pastikan untuk memilih obat yang mengandung paracetamol dan ibuprofen agar dapat meredakan pegal linu dan nyeri otot secara efektif. Agar hasilnya optimal, pastikan untuk meminumnya sesuai petunjuk yang ada dalam kemasan obat. Hentikan konsumsi obatnya jika nyeri atau rasa pegal di punggung menghilang, ya.

 

Namun jika gejala terus berlanjut atau menjadi lebih parah, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang sesuai. Dengan pemahaman yang baik tentang penyebabnya, kita dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk menjaga kesehatan punggung dan mencegah rasa pegal yang mengganggu.

 

Artikel Lainnya: Kaki Sering Kram Saat Duduk Bersila, Perlu Diwaspadai atau Tidak?

SHARE ON :