Ini Dia 10 Cabang Olahraga Beladiri Asian Games yang Seru untuk Dipelajari

Ini Dia 10 Cabang Olahraga Beladiri Asian Games yang Seru untuk Dipelajari

Share

Olahraga seni beladiri adalah salah satu cabang olahraga yang ikut diperlombakan dalam  pesta olahraga Asian Games 2018 yang berlangsung sejak pertengahan Agustus hingga awal September 2018. Tidak hanya menarik untuk disaksikan, namun ternyata cabang olahraga beladiri yang terbagi menjadi beberapa jenis ini juga seru untuk dipelajari secara langsung. Penasaran?

Pencak Silat

Bisa dibilang kalau pencak silat adalah seni beladiri tradisional Indonesia dan baru pertama kali ikut dilombakan dalam Asian Games 2018. Seni beladiri yang satu ini terdiri dari pukulan, tendangan, sapuan, dan bantingan dengan tubuh masing-masing atlet yang menjadi sasarannya. Menariknya lagi, cabang olahraga yang baru pertama kali ikut serta dalam Asian Games berhasil dimenangkan oleh atlet Indonesia yang memperoleh delapan medali emas dari delapan nomor pertandingan yang dilombakan.

Taekwondo

Selanjutnya ada seni beladiri yang berasal dari Korea ini. Taekwondo sendiri menekankan keterampilan, kekuatan, dan kecepatan tendangan. Dalam Asian Games 2018, setiap kategori perlombaan pria dan wanita dibagi menjadi delapan kelas, yaitu kelas sirip, terbang, bantam, bulu, cahaya, welter, tengah, dan berat. Meski asalnya dari Korea, saat ini Anda juga dapat dengan mudah menemukan perguruan taekwondo yang tersebar di seluruh wilayah.

Karate

Kalau Taekwondo merupakan seni beladiri yang berasal dari Korea, lain halnya dengan Karate yang berasal dari Jepang. Seni beladiri yang satu ini mulai dilombakan di Asian Games Hiroshima pada 1994, dan dalam perlombaannya terbagi menjadi dua jenis pertempuran, yaitu kata atau gerakan harmonis dan kumite atau pertarungan. Kalau Anda sendiri, lebih tertarik untuk mencoba yang mana?

Ju-Jitsu

Mengandalkan taktik dan strategi, Ju-Jitsu seringkali disebut sebagai permainan catur dalam dunia seni beladiri. Untuk permainannya sendiri mengandalkan teknik lantai sebagai dasar utamanya. Permainan dilakukan oleh dua orang, dimulai dengan kedua atlet berdiri namun tidak diperbolehkan untuk meninju dan menendang, melainkan bergulat di lantai.

Kedua pemain ini saling berlomba selama 5 menit mengumpulkan nilai yang berasal dari bantingan, jatuhan, posisi dominan, dan jurus yang mereka gunakan. Pemenangnya sendiri ditentukan saat lawan akhirnya menyerah karena kuncian di sendi atau cekikan.

Wushu

Memamerkan gerakan-gerakan indah, lengkap dengan pedang dan gerakan terbang serta lompatnya membuat wushu menjadi salah satu olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat, apalagi yang kemarin sempat melihat langsung pertandingannya di Asian Games 2018. Seni beladiri yang berasal dari Cina ini pertama kali dilombakan di Asian Games pada tahun 1990 di Beijing. Untuk pertandingannya sendiri wushu dibagi menjadi dua kategori, yaitu taolu (seni) dan sanda (tarung).

Gulat

Gulat adalah pertarungan fisik antara dua orang di mana masing-masing harus menjatuhkan atau dapat mengontrol musuhnya. Beberapa teknik yang digunakan di dalamnya adalah joint lock, clinch fighting, grappling hold, dan leverage. Cabang olahraga beladiri yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu Greco Romance (tidak diizinkan untuk memegang atau menyerang tubuh lawan di bawah pinggang) dan Freestyle ini mulai dilombakan pada Asian Games tahun 1954 di Manila.

Kurash

Ada juga seni beladiri mirip gulat asal Uzbekistan yang disebut dengan Kurash. Sama seperti pencak silat, kurash juga baru pertama kali dilombakan dalam Asian Games. Dalam kurash terdapat tiga sistem penilaian, yaitu Halal, Yambosh, dan Chala. Halal adalah kondisi di mana atlet kurash bisa dan diperbolehkan memukul lawan untuk mendapat nilai, Yambosh adalah hal yang tidak sempurna (2 yambosh bernilai sama dengan 1 halal), sedangkan Chala adalah bentuk yambosh yang tidak sempurna. Namun sayang, sepertinya masih sedikit sulit untuk menemukan tempat berlatih kurash di Indonesia.

Judo

Tidak hanya butuh kekuatan fisik, seni beladiri asal Jepang yang satu ini juga membutuhkan ketenangan dan kemampuan konsentrasi yang tinggi. Judo berasal dari dua suku kata, yaitu “Ju” yang berarti lembut atau halus dan “Do” yang berarti cara atau jalan. Beberapa teknik yang ada dalam olahraga ini adalah teknik melempar (melempar sambil berdiri dan sambil menjatuhkan diri), permainan bawah (kuncian dan cekikan), dan juga teknik memukul serta menendang.

Sambo

Sambo adalah seni beladiri dari Rusia yang menggabungkan gulat, judo, jujitsu, tinju, savate, dan beberapa seni beladiri lainnya. Sama halnya dengan pecak silat dan kurash, sambo juga termasuk cabang olahraga beladiri yang baru dikenalkan pertama kali di Asian Games.

Tinju

Mungkin sudah banyak yang tahu soal tinju, karena olahraga yang satu ini sudah sangat terkenal. Cabang olahraga seni beladiri ini menampilkan dua peserta dengan berat badan serupa yang bertanding menggunakan tinjuan dalam interval waktu antara satu atau tiga menit dalam setiap rondenya.

Kesepuluh cabang olahraga seni beladiri di atas tentunya mengandalkan kekuatan fisik, terutama pada bagian tangan dan kaki. Jika tertarik untuk mencoba salah satunya, jangan lupa dukung kegiatan olahraga beladiri Anda dengan menyediakan Neo rheumacyl Cream setiap saat. Memiliki keunggulan cepat meresap, tidak lengket di kulit, dan tahan lama membuat Anda tidak perlu khawatir lagi saat mengalami nyeri otot, nyeri sendi, pegal-pegal, dan keselo setelah berolahraga. Selamat mencoba!

Related Article

SENDI

7 Tips Bebas Pegal Linu Saat Nonton Asian Games

Selagi Asian Games digelar di negara kita, tentunya Anda tidak ingin ketinggalan euforia kemeriahannya bukan? ...

Read More

SENDI

2 Cabang Olahraga Asian Games Ini Bisa Memicu Sakit Pinggang

2 Cabang Olahraga Asian Games Ini Bisa Menjadi Penyebab Sakit Pinggang - Olahraga sejatinya memang melelahkan, identik dengan keringat yang ...

Read More

SENDI

Hindari Kebiasaan ini Saat Puasa agar Terhindar dari Masuk Angin

Hindari Kebiasaan ini Saat Puasa agar Terhindar dari Masuk Angin - Ubah kebiasaan tersebut agar masuk angin tak lagi muncul ...

Read More